100+ Kata Kata Bijak, Kata Mutiara, Nasehat dan Pitutur Cak Nun

Muhammad Ainun Nadjib atau biasa dikenal Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun adalah seorang tokoh intelektual berkebangsaan Indonesia yang mengusung napas Islami. Cak Nun juga dikenal sebagai seorang seniman, budayawan, penyair, dan pemikir yang menularkan gagasannya melalu buku-buku yang ditulisnya. Beliau sering membuat sebuah puisi yang memiliki cita rasa dan opini yang tinggi.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, video Cak Nun sudah sering sekali kita tonton di media sosial yang memberikan sebuah nasehat, motivasi, kata kata bijak, dan meskipun dianggap sedikit ngawur bagi orang yang tidak kenal atau tau betul dengannya, namun perkataannya tersebut memiliki kebenaran dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kata Kata Bijak Cak Nun

Yang mana pada sebuah video yang pernah saya tonton, Cak Nun pernah berkata dalam suatu pengajian rutinnya. Yang bunyinya begini, semua orang itu sesungguhnya sesat, termasuk ulama, kiai, dan habib di indonesia. Dengan perkataannya tersebut membuat orang yang mendengarnya langsung membuanya bingung sekaligus ada yang marah. Tetapi hal itu biasanya terjadi bagi orang yang belum paham dan belum mengenal beliau.

Jika anda sudah pernah menonton video lengkapnya maka akan paham, dimana maksud dari perkataannya itu adalah "Kalau orang-orang merasa tidak sesat, ya tidak perlu sholat lagi. Karena di dalam sholat itu ada pernyataan ihdinash shiratal mustaqim (tunjukanlah kami jalan yang benar). Berarti kalau sudah merasa benar, kan tidak perlu sholat lagi". Dan kemudia para jamaahnya tersenyum yang seolah-olah dalam hatinya berkata, "Oh iyaa yaa...".

Banyak sekali kata kata bijak dan nasehat yang dituturkan oleh Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib, diantaranya sebagai berikut:

Kumpulan Kata Kata Bijak: Emha Ainun Nadjib


Aku menyebut diriku muslim saja aku tak berani
Karena itu adalah hak prerogatif Allah
Untuk menilai aku ini muslim atau bukan.

Apa saja yang kita perbuat dalam keberlangsungan hidup ini ialah pelombaan dalam kebaikan
Bukan perlombaan siapa yang lebih unggul satu sama lain.

Cinta bukanlah bertahan seberapa lama
Tetapi seberapa jelas dan ke mana arahnya.

Dakwah yang utama bukanlah ucapan
Melainkan perbuatan
Orang yang berbuat baik sudah pasti berdakwah.

Dan sesungguhnya yang ditunggu orang adalah output sosial dari shalat kita.

Ibadah adalah input, bukan output. Perbuatan sosial kita lah yang menjadi output dari ibadah kita.

Ihdinash shirotal mustaqim
Diucapkan karena hidup kita belum pasti lurus
Itu berlaku bagi siapa saja
Entah itu orang alim, kiai, ustad, sufi, dan sebagainya.

Jangankan hanya dihina, diinjak, dan dicampakkan. Aku tak menjadi diriku saja tak masalah bagiku. Aku tak hidup di dunia ini pun juga bukan masalah. Masalah jika Tuhan sampai protes kepadaku.

Kami takut teror karena kami masih berhutang persaudaraan, keadilan, dan dialog kepada sesama manusia.

Katakanlah pada dirimu sendiri, “Aku ini bukan orang baik”
Sehingga dengan menganggap dirimu buruk, kamu akan terdorong untuk melakukan kebaikan-kebaikan.

Kemalasan adalah bentuk ketidakjujuran terhadap anugerah Tuhan atas potensialitas kerja hamba-Nya.

Salah satu unsur cinta dewasa adalah empati
Kalau kekasih kita haus
Kita yang gugup mencarikan air minum
Kalau kekasih kita terluka
Perasaan kita yang mengucurkan darah.

Orang menikmati terangnya lampu tanpa mengingat kabel listrik
Penyanyi, pembaca puisi, qari, pelukis, mubaligh, penyampai ilmu, pembawa hikmah, atau fungsi-fungsi nilai apa pun
Ialah kabel listrik

Ringkas saja. Hidup ini tidak usah terlalu engkau rencanakan. Kalau hatimu isinya niat baik, niat baik, niat baik, insyaallah jadi.

Sebelum beragama
Jadilah manusia terlebih dahulu.

Singgasana rakyat 
Adalah di panggung utama negara
Bukan di tempat-tempat becek
Raih dan pertahankan itu.

Tak usah mati-matian menggapai sesuatu yang tak bisa dibawa mati.

Tidak menjadi presiden saja aku berani. Apalagi hanya menjadi seorang presiden. Lha wong nggak jadi apa-apa saja aku berani kok. Jadi, bukan tantangan bagiku untuk jadi apa-apa.

Tuhan setiap hari dihina dan Tuhan tidak merasa terhina oleh hinaan itu
Jadi, Tuhan tidak butuh Anda
Mau baik atau buruk, Tuhan tidak butuh
Itu urusanmu masing-masing
Engkaulah yang butuh Tuhan.

Tuhan tidak sakit hati oleh keingkaran anda
Tetapi Tuhan sangat tersakiti jika anda berpura-pura menyembah-Nya.

Cinta bukanlah bertahan seberapa lama. Tetapi seberapa jelas dan ke arah mana.

Kebersihan luas maknanya, kebersihan ruang dan kampung hanyalah satu hal, hal lain adalah kebersihan jiwa manusia itu sendiri, kebersihan pergaulan antarmanusia, baik pergaulan sosial, pergaulan ekonomi, pergaulan politik dan hukum.

Pemimpin yang terbaik adalah yang paling memiliki penguasaan diri untuk dipimpin. Maka seorang Pendito Ratu haruslah a man of nothing to loose. Tak khawatir kehilangan apa-apa. Jangankan harta benda, simpanan uang, seribu perusahaan, tanah, gunung dan tambang. Sedangkan dirinya sendiripun sudah tak dimiliknya, sebab telah diberikan kepada Tuhan dan rakyatnya.

Agama diajarkan kepada manusia agar ia memiliki pengetahuan dan kesanggupan untuk menata hidup, menata diri dan alam, menata sejarah, kebudayaan, politik.

Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.

Manusia jangan menunggu hancur dulu baru insaf.

Tidak apa-apa kalau ilmu agamamu masih pas-pasan, itu malah membuatmu menjadi rendah hati. Banyak orang yang sudah merasa tahu ilmu agama, malah menjadikannya tinggi hati.

Tuhan tidak tersakiti oleh pengingkaran Anda. Tetapi Tuhan sangat tersakiti jika Anda berpura-pura menyembahNya.

Agama itu letaknya di dapur. Tidak masalah mau pakai wajan merk apa di dapur, yang utama adalah makanan yang disajikan di warung sehat. Maka ukuran keberhasilan orang beragama bukan pada sholat atau umrohnya, melainkan pada perilakunya.

Hanya sunyi, yang sanggup mengajarkan kita, untuk tak mendua.

Kejahatan adalah nafsu yang terdidik. Kepandaian, seringkali, adalah kelicikan yang menyamar. Adapun kebodohan, acapkali, adalah kebaikan yang bernasib buruk. Kelalaian adalah itikad baik yang terlalu polos. Dan kelemahan adalah kemuliaan hati yang berlebihan.

Apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya?
Kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya tak diterima.

Ada orang yang mengkritik tapi tidak memberi jalan keluar. Ada orang yang memberi jalan keluar tanpa mengkritik.

Seseorang tidak akan memperjuangkan perubahan dari ketidakbenaran menjadi kebenaran ketika yang harus ia perlihara adalah kemapanannya dalam ketidakbenaran.

Dunia ini masih dipimpin oleh orang yang lebih memilih kenyang meskipun dijadikan budak, dari pada lapar tapi bertahan harga dirinya.

Hakikat hidup bukanlah apa yang kita ketahui, bukan buku-buku yang kita baca atau kalimat-kalimat yang kita pidatokan, melainkan apa yang kita kerjakan, apa yang paling mengakar di hati, jiwa dan inti kehidupan kita.

Kalau kau cukup makan sepiring nasi, kenapa harus sepiring setengah. Kalau kesehatanmu cukup dipenuhi dengan sebiji tempe, kenapa ambil dua?

Iblis tidak berjarak dengan diri kita, dengan karakter budaya, politik dan pasar sejarah kita. Malah Tuhan yang jaraknya cenderung semakin menjauh dari kita, kecuali pas kita perlukan untuk memperoleh keuntungan atau mentopengi muka.

Kebanyakan orang tak bisa tidur, mereka hanya tertidur, karena sepanjang siang dan malam hari mereka diberati oleh dunia.

Secara filosofis, sesungguhnya tak ada "orang besar" dan tak ada "orang kecil" dalam takaran pemilikan ekonomi atau perbedaan status sosial budaya. Kecil dan besar hanya terjadi pada kualitas kepribadian.

Kata ahli pedang, ilmu pedang tertinggi adalah kalau sudah bisa membelah kapas yang melayang-layang tanpa mengubah arah gerak kapas itu. Aneh, ujian tertinggi bagi keahlian pedang bukanlah baja atau batu karang melainkan kapas. Kekerasan yang telah mencapai puncaknya berubah menjadi kelembutan, kelembutan tak bisa dikalahkan oleh kekerasan.

Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.

Keceriaan dan kenyamanan hidup tidak terlalu bergantung pada hal-hal di luar manusia melainkan bergantung pada kekayaan batin di dalam diri manusia.

Aneh: hukum negara bertabrakan dengan hak dasar kemanusiaan, dan keduanya telah tiba pada kondisi purik (saling membenci) yang susah disembuhkan. Tetapi, jalan terang tetap terlihat, setidak-tidaknya di cakrawala pandangan setiap orang yang tak mengenal putus asa.

Pelajaran terpenting bagi calon pemimpin adalah kesanggupan menjadi rakyat. Barangsiapa sanggup menjadi rakyat yang baik, itulah pemimpin yang baik. Maksudnya, Sikap mental seorang pemimpin haruslah sikap mental kerakyatan.

Orang boleh salah, agar dengan demikian ia berpeluang menemukan kebenaran dengan proses autentiknya sendiri.

Bukanlah hidup kalau sekadar untuk mencari makan, bukankah sambil bekerja seseorang bisa merenungkan suatu hal, bisa berzikir dengan ucapan yang sesuai dengan tahap penghayatan atau kebutuhan hidupnya, bisa mengamati macam-macam manusia, bisa belajar kepada sebegitu banyak peristiwa. Bisa menemukan hikmah-hikmah, pelajaran dan kearifan yang membuat hidupnya semakin maju dan baik.

Bisakah kita menumbuhkan kerendahan hati di balik kebanggaan-kebanggaan?

Surga itu gak penting, fokuskan dirimu hanya pada Tuhan.

Kreatifitas berpikir orang barat harus kita tiru, tapi ekses dari kebudayaan teknologis yang terlalu memanjakan kebinatangan, sebaiknya kita cegah sejak sekarang. Setiap badan perencanaan pembangunan harus melibatkan para agamawan, budayawan, negarawan, filosof, seniman, orang-orang kecil awam yang arif. Kita jangan hanya dipimpin oleh tender-tender.

Kalau rumah kebakaran, kamu harus belakangan menyelamatkan diri. Kalau musuh datang menyerang, kamu harus berdiri paling depan untuk menyongsongnya. Kalau panen melimpah, kamu harus belakangan makan. Itulah Pemimpin.

Biasanya yang paling serakah dan paling memahami teori, metode, dan praktek keserakahan adalah orang-orang pandai!

Kalau saya kadang bicara pakai bahasa Jawa, jangan dibilang Jawasentris. Saya cuman berekspresi sebagai orang Jawa. Saya lahir dan dibesar di Jawa. Diperintah Tuhan jadi orang Jawa. Maka saya mencintai dan mendalami budaya saya.

Kebanyakan manusia berjuang mengada-adakan dirinya. Menonjol-nonjolkan dirinya, bahkan untuk itu mereka meniadakan mahluk selainnya. Sampai tega meniadakan Tuhannya, itulah kematian.

Sejarah adalah deretan episode tentang siapa dalang siapa wayang, dan sejarah mencatat Ki Dalang menggenggam kaki tangan wayang-wayang untuk pada suatu hari dimasukkan dalam kotak.

Jiwanya seniman itu bagaikan ruang kosong, tak ada lemari atau kotak-kotak yang bisa dipakai untuk menyembunyikan sesuatu, segalanya tampak jelas dan jujur di mata.

Apapun yang kita lakukan dalam kehidupan ini adalah perlombaan dalam kebaikan. Bukan perlombaan keunggulan satu sama lain.

Dakwah yang utama bukan berupa kata-kata. Melainkan dari perilaku. Orang yang berbuat baik sudah berdakwah.

Anak-anak muda tak bisa hanya menggantungkan diri akan jadi pegawai negeri, pembengkakan populasi penduduk akan makin berbanding terbalik dengan penyediaan lapangan kerja, jadi yang akan tegak hidupnya adalah orang-orang yang bermental wiraswasta, yang tidak priyayi, yang ulet dan bersedia bekerja keras.

Politik diciptakan dan dimanifestasikan berdasarkan filosofi dan tujuan untuk menyediakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi manusia, tapi yang terjadi adalah sama sekali kebalikannya.

Yang lebih kalian cari bukanlah kebaikan melainkan kekayaan, yang lebih kalian buru bukanlah keluhuran melainkan kenyamanan, dan pada posisi seperti itu kalian selalu merasa lebih tinggi derajat dibanding orang kecil.

Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian manusia sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

Sunnah Rasul yang paling mendasar adalah Akhlaknya bukan kostumnya. Orang yang disukai Tuhan adalah orang yang menyebut dirinya buruk, biso rumongso, nggak rumongso biso.

Kepandaian adalah kelicikan yang menyamar, Kebodohan adalah kebaikan yang bernasib buruk.

Rakyat adalah juragan kita bersama. Kalau pagi kita siapkan air hangat untuk membasuh kakinya dan jika malam kita bernyanyi untuk menentramkan tidurnya.

Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah?

Coba hitunglah kehidupan di sekitarmu, hitung pula dirimu sendiri, temukan kemuliaan di sekitarmu. Belajarlah membedakan mana kemuliaan dan mana kehinaan, amatilah mana orang yang luhur dan mana yang hina, mana yang derajatnya tinggi dan mana yang rendah. Pakailah mata Allah sebagai ukuran.

Anda tak bisa menghakimi ekspresi seseorang hanya dengan melihat bunyi kata-katanya, melainkan Anda harus perhatikan nadanya, nuansanya, letak masalahnya.

Kematian terkadang merupakan kritik terhadap kehidupan.

Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan.

Ada yang bilang negeri ini "Negeri Selembar Kertas", masyarakat kita "Masyarakat Selembar Ijazah".

Orang yang diragukan keihklasannya adalah orang menyebut dirinya baik. Semua nabi mengaku dirinya dzolim: "Inni Kuntu Minadzolimin" (aku termasuk orang yang dzolim). Nggak ada nabi yang mengaku dirinya sholeh.

Orangtua kita mengajarkan suatu nilai yang membedakan dua jenis anak, yang patuh tanpa reserve, yang pejah gesang nderek (hidup-mati ikut), disebut "anak baik-baik", sedangkan yang mencoba rasional, memilih otoritasnya, meskipun itu justru sejalan dengan "lorong keadilan" disebut "anak nakal".

Apakah akhlak itu untuk dipamerkan kepada orang lain (melalui pakaian)? Tidak boleh kan? Maka semampu-mampu saya, berpakaian seperti ini untuk mengurangi potensi 'penipuan' saya kepada Anda.

Bahwa kemenangan yg benar-benar kemenangan tidaklah terjadi pada seseorang atas orang lain, melainkan atas dirinya sendiri.

Masih tersediakah peluang di dalam kerendahan hati kita untuk mencari apapun saja yang kira-kira kita perlukan meskipun barang kali menyakitkan diri kita sendiri?

Kalau kita jadi negara industri tidak berarti bahwa segalanya akan beres, tak berarti kita akan terbebas dari kemiskinan, kebodohan atau kekejaman kekuasaan. Industri hanyalah sebuah cara di antara kemungkinan cara-cara lain yang dianggap bisa membantu menyejahterakan masyarakat.

Itulah beberapa Kumpulan Kata Kata Bijak, Kata Mutiara, Nasehat dan Pitutur Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib. Semoga kata kata bijak Cak Nun yang telah saya sebutkan di atas bisa menjadikan kita semua menjadi orang yang lebih baik lagi dan bisa berguna untuk agama, bangsa dan negara, Amin. Sekian dulu dari saya dan saya ucapkan terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel